Aforisme part 2


Selamat Menunaikan Ibadah Puasa


setelah kemarin Warna ™ , sempat memposting kata-kata mutiara dari Kahlil Gibran yang di kemas dengang menggunaka title Aforisme kali ini Warna™ akan mencoba kembali memposting beberaapa kata mutiara dari Kahlil Gibran, semoga menjadi motivasi atau setidak mempunyai manfaat untuk anda baca

Engkau mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu,
tetapi engkau tidak akan pernah melupakan orang yang menangis denganmu
Engkau hanyalah pecahan dari diri kamu yang besar,
sebuah mulut mencari rooti, dan satu tangan buta yang mengacungkan cangkir untuk satu mulut yang haus.
Sebagian mencari kenikmatan dengan kepedihan, dan sebagian lagi tidak bisa membersihkan diri mereka
kecuali dengan kotoran
Kita tidak boleh lupa bahwa masih ada penghuni-penghuni gua,
dan gua-gua itu adalah ahti kita sendiri
Aku mengembara ke tempat-tempat yang belum di jamah di bumi ketika aku ditawan dan di jadikan budak.
Kemudian aku dibebaskan dan menjadi warga biasa, dan kemudian berturut-turut menjadi saudagar, ilmuwan, pendeta, raja, tiran.
Setelah digulingkan dari tahta aku menjadi pemberontak, bandit, pemalsu, gelandangan, dan kemudian budak yang tersesat dalam wilayah tak terambah dalam jiwamu.
bagai jiwa dan tubuh yang saling berkaitan, demikian juga tubuh dan lingkungan nya yang terikat satu sama lain.
Nilai manusia itu berada dalam beberapa hal yang diciptakannya dan bukan dalam beberapa hal yang di timbunnya
diluar kebutuhan manusia tidak ada kekayaan yang sejati.


sapai di sini kumpulan kata-kata mutiara Kahlil Gibran yang saya sadur dari sebuah buku "Jiwa Para Pecinta"

di sadur dari
lisensi : buku "jiwa para pecinta"
:tepuktangan:

Aforisme

Aforisme
Kedermawanan bukanlah dalam memberiku yang lebih aku perlukan dari yang kamu perlukan,
tetapi dalam memberiku apa yang lebih kamu perlukan dari yang aku perlukan

Sungguh kamu beramal bila kamu memberi,
dan ketika memberi palingkan wajahmu
sehingga kamu tidak melihat rasa malu si penerima


Seandai nya aku mengisi diriku sendiri dengan semua yang kau ketahui,
ruang apa yang harus aku miliki untuk menampung semua yang tidak kau ketahui

kamu tidak akan bisa tertawa dan menjadi jahat
dalam waktu yang sama

Si gagal yang pemalu adalah lebih mulia,
dari pada si sukses yang pembual

ketika engkau mencapi kemulianmu, maka engkau akan bernafsu pada nafsu;
dan engkau akan lapar pada kelaparan;
dan engkau akan haus pada kehausan yang besar

Iman adalah oase di hati yang tidak pernah tercapai oleh karavan pikiran

yang paling cerewet adalah yang paling kurang cerdas,
dan hampir tak ada perbedaan antara orator dengan juru lelang

bersyukurlah bahwa kamu tiddak hidup dalam bayang-bayang kemahsyuran ayahmu atau kekayaan pamanmu
Tetapi lebih dari itu, bersyukurlah bahwa tidak ada orang yang harus hidup
dalam bayang-bayang kemahsyuran atau kekayaanmu

Hanyalah saat seorang akrobat itu luput menangkap bolanya,
maka pada saat itulah ia menarik perhatianku

Si pengiri memuji aku dengan tanpa di sadarinya

bagaimana jika keresaan itu merupakan sebuah jendela baru pada dinding timur rumahmu?

demikian beberapa kata mutiara Kahlil gibran
akan bersambung ke Aforisme part 2
Back To Top